Ketika saluran pernapasan menjadi jengkel atau terinfeksi, serangan dipicu. Serangan itu mungkin datang tiba-tiba atau berkembang perlahan selama beberapa hari atau jam.
Gejala utama yang menandakan serangan adalah sebagai berikut:
mengi,
sesak napas,
sesak dada,
batuk, dan
kesulitan berbicara.
Gejala dapat terjadi pada siang hari atau malam hari. Jika mereka terjadi di malam hari, mereka dapat mengganggu tidur Anda.
Desah adalah gejala yang paling umum dari serangan asma.
Desah adalah suara musik, bersiul, atau mendesis dengan nafas.
Mengi paling sering terdengar saat bernapas, tetapi bisa terjadi saat bernapas (menghirup).
Tidak semua penderita asma mengi, dan tidak semua orang yang mengidam adalah penderita asma.
Pedoman saat ini untuk perawatan penderita asma termasuk mengklasifikasikan tingkat keparahan gejala asma, sebagai berikut:
Ringan intermiten
Ini termasuk serangan tidak lebih dari dua kali seminggu dan serangan malam hari tidak lebih dari dua kali sebulan. Serangan berlangsung tidak lebih dari beberapa jam hingga hari. Keparahan serangan bervariasi, tetapi tidak ada gejala antara serangan.
Ringan persisten
Ini termasuk serangan lebih dari dua kali seminggu, tetapi tidak setiap hari, dan gejala malam hari lebih dari dua kali sebulan. Serangan kadang-kadang cukup parah untuk mengganggu kegiatan rutin.
Sedang persisten
Ini termasuk serangan harian dan gejala malam hari lebih dari sekali seminggu. Serangan yang lebih berat terjadi setidaknya dua kali seminggu dan dapat berlangsung selama berhari-hari. Serangan membutuhkan penggunaan sehari-hari dari obat-obatan bantuan cepat (rescue) dan perubahan dalam aktivitas sehari-hari.
Parah persisten
Ini termasuk serangan berat yang sering, gejala siang hari terus menerus, dan seringnya gejala malam hari. Gejala membutuhkan batasan pada aktivitas sehari-hari.
Hanya karena seseorang menderita asma ringan atau sedang tidak berarti dia tidak dapat mengalami serangan yang berat. Tingkat keparahan asma dapat berubah dari waktu ke waktu, baik untuk lebih baik atau lebih buruk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar